INDAH

Posted in 1 on Juli 21, 2009 by dejakalpatbelassetengah

sepi saat tertinggal oleh semua…

mengenang mantan yang dah lama nggak jumpa..

apa kabar mereka..

waktupun kian larut dengan kejenuhan..

mentari sirne disore hari..

walau kadang masih terbayang – bayang senyumnya dilangit..

tetep aja aku menutupi panasnya..

biru langit mulai hinggap dihatiku..

melawan nestapa dengan kesendirian..

mencoba mengerti apa itu cinta???
danmencoba menelusuri indahnya malam…

malam yang tak bisa dihargai dengan banyaknya bintang..

bintang…

itulah nyawaku dimalamhari…

aku mengibaratkan dia dengan bintang…

y..

bintang yang slalu mengerti kesedihanku..

dia yang slalu merasakan air mata kesedihanku..

bintang yang begitu indah slalu ingin kutemui…

tapi surut ketika dia ada yang menggapainya…

aku hanya bisa memandang kejauhan..

jauh…

jauh…

tapi bintangku..

kamu kan slalu ku ingat dan ku tunggu..

karena kamu mempesona..

karena kamu anugerah untuk ku miliki..

kamu satu didalam hati..

karena kamu..

INDAH…

KELAM DIMUARA SAHABAT

Posted in 1 on Juli 21, 2009 by dejakalpatbelassetengah

Tidak hinggap aku memudar…

tidak pudar aku berteriak…

tapi tadak juga aku menangis tanpa kepudaran itu…

aku bisa…

aku mampu…

tapi aku ga mau pudar ini menjadi noda…

aku ga mau noda ini menjadi sakit dikotorku…

aku diam untuk berbuat…

aku menangis untuk tersanyum sesaat..

ga tau napa aku bingung…

ga tau napa aku bimbang…

aku ingin kembali pudar itu menjadi nyata,,

Bersatu dengan Kasih Sayang Malam

Posted in puisi hati on Februari 15, 2009 by dejakalpatbelassetengah

Dikala rembulan turun pancarkan sinarnya

Mencoba penetrasi terhadap makhluk Tuhan

Menusuk kilau indah helai bunga semerbak

Helai bunga yang terpancar dari kasih sayang sepasang manusia

Kian larut kian memerah

Menembus dan menyatu dengan cinta

Terbersit basah  oleh dinginnya embun dipagie hari

Menggores perasaan

Menggugah airmata

Merajut naluri tuk merajut hidup nan penuh rembulan

Rembulan yang bermandikan putihnya pasir pantai

Berkilau

Membuat iri Para Bintang

Menyentuh lubuk hati Sang Malam

Kurapatkan jariku

Kupegang erat kekasihku dihadapan  Rembulan

Ku kecup keningnya dibawah restu sinar Bintang

Dan kudekap erat tubuhnya bersama pekatnya malam

Merasakan hembusan nafasnya

Menyatukan pandangan

Dan memberi makna pada embun pagi

Memberi arti pada sehelai daun yang jatuh dari tangkainya

Dengan alur  tiupan angin jatuh memutar

Seakan ingin tunjukkan suatu kegundahan dalam hatinya padaku

Kita saling menatap dalam dan semakin dalam mata pasangannya

Mencoba mengerti kata hati masing – masing

Dan mewujudkannya dengan snyum tipis yang penuh makna

Dan penuh imaji

Dengan naluriah

Secara bersamaan

Hati ini tersatukan kata

Bibir bergetar gugup

Dan menyuarakan secara bersamaan

Aku sayang kamu…

Untuk Sefanny

Dihati

puisi adalah bagian dari hidupku

Posted in 1 dengan kaitan (tags) on Januari 29, 2009 by dejakalpatbelassetengah

aku
dan puisi
bercengkrama bersama
menyamubut suka duka
hingga akhirnya
hijau daun pun aku bilang hijau
gelap malam pun aku bilang gelap malam
aku bersyukur karena aku menulis,,,

Antara Salah dan Surga

Posted in 1 dengan kaitan (tags) on Januari 29, 2009 by dejakalpatbelassetengah

Hina tlah mengkais nista di ujung imajiku….
melonglong masuk mendera mendera hiruk pikuk khilaf yang lalai akan jati diri….
Hanya untuk menerawang satu helai bulu yang terlepas dari sayapnya…
diujung kilau permadani surga…
jiwa merekah!
amarah melambai kebencian akan kesalahan orang lain!
hingga akhirnya tiba pada suatu hari penantian…
dimana aku kamu dan bekas pacarku bertemu…
ber intuisi dalam satu hati
satu pikiran
dan satu keindahan yang mulai tercerna dalam indahnya perdamaian…
hingga lambaian kasih sayang yang pernah terabaikan dimasa silam pun ikut myuarakan…
memperjuangkan keindahan satu pintu surga yang belum benar- benar terbuka…
hingga pada saatnya terhimpit batin yang gundah gulana!
terang jalan nafsu terhantam kuatnya insyaf
yang sama sekali belum tersentuh keindahan surga…
pada saatnya nanti..
pekatnya pancaran pelangi yang melintang disurga pun yang akan menjawab semua tanya mewakilkan kehinaan yang belum pernah terampuni…
hanya untuk mengucap satu kata…
MAAF…

Antara Salah dan Surga

Posted in 1 on Januari 29, 2009 by dejakalpatbelassetengah

Hina tlah mengkais nista di ujung imajiku….
melonglong masuk mendera mendera hiruk pikuk khilaf yang lalai akan jati diri….
Hanya untuk menerawang satu helai bulu yang terlepas dari sayapnya…
diujung kilau permadani surga…
jiwa merekah!
amarah melambai kebencian akan kesalahan orang lain!
hingga akhirnya tiba pada suatu hari penantian…
dimana aku kamu dan bekas pacarku bertemu…
ber intuisi dalam satu hati
satu pikiran
dan satu keindahan yang mulai tercerna dalam indahnya perdamaian…
hingga lambaian kasih sayang yang pernah terabaikan dimasa silam pun ikut myuarakan…
memperjuangkan keindahan satu pintu surga yang belum benar- benar terbuka…
hingga pada saatnya terhimpit batin yang gundah gulana!
terang jalan nafsu terhantam kuatnya insyaf
yang sama sekali belum tersentuh keindahan surga…
pada saatnya nanti..
pekatnya pancaran pelangi yang melintang disurga pun yang akan menjawab semua tanya mewakilkan kehinaan yang belum pernah terampuni…
hanya untuk mengucap satu kata…
MAAF…

Sampai Pada Penantian

Posted in puisi on Januari 19, 2009 by dejakalpatbelassetengah

Bulan merindu menganak sungai

Terbelah sepi dihamparan butir cinta yang pernah indah

Sedih membanjiri lolongan detak jantung ini

Memaksa hati tuk diam disudut   pilu

Tuk coba  Rasakan Resapi tiap rintih kata pedih dan tetes air mata

Hina hati ini mencoba mengenang

Tuk menyelam kembali,membuka tabir yang pernah tersenyum dizamannya

Dan hingga kini…

Penantian lah yang berjuang!

Berjuang seiring runtuhnya naluri tuk mengerti

Mengerti akan kebahagian dia

Mengerti akan romansa yang terlewatkan

Mengerti akan hadirnya harapan yang slalu tersiakan

Dan mengerti akan penantian KOSONG yang slalu dibanggakan…

Hingga dihari tua nanti!

Rambut putih lah yang akan berdikari

Nafas pendeklah yang akan mencekik  harapan

Keriput kulitlah yang akan menuntut kesalahan masa lalu

Kerut wajahlah  yang akan menghakimi kebodohan masa lalu

Rabun senjalah yang akan menobatkan tersangka dimasa tua

Hingga ajal lah pelerai penantian dan kebodohan ….

Sampai pada saatnya nanti hanya bisa mewasiatkan penantian KOSONG itu pada hidup bahagia disurga

untuk para penanti KOSONG

Terima Kasih Untuk Sakit Hati

Posted in puisi on Januari 18, 2009 by dejakalpatbelassetengah

Disebuah beranda hati

Terdengar hiruk pikuk suasana

Pedih silih berganti,seiring kusamnya kening tertutup intimidasi

Jiwa lepas tak mau terdengar lagi

Aqw tau kamu indah

Tapi kenapa tak mengindahkan ku sedikit pun

Kau bius detak jantungku dengan cintamu

Kau racun darah kotorku dengan senyummu

Kau hujamkan kata manismu dipelupuk rinduku

setelah itu…………………….

Kau tempatkan aku disisi gelapmu

Kau peras kepercayaan ini menjadi  sebuah phobia

Dimana aku kan berkata sakit hati setiap ada wanita didepanku

Kenangan indah dimasa lalu kau jadikan alas kakimu untuk berbunga

Janji – janji kita kau coreng dengan penghianatanmu

Hebat kau ini

Hebat

Sungguh hebat………

Soekarno pun ga pernah lakukan itu padaku

Pasukan amerika saja tidak bisa hancurkan vietnam dikala itu

Tapi kau?????

Dalam seketika tlah remukkan hatiku dengan semua ini

Terima kasih untuk sakit hati kali ini

perjuangan batin tentang hina

Posted in puisi hati on Januari 12, 2009 by dejakalpatbelassetengah

Untuk Vania

Ribuan nyawa berjuang dalam hati ini

menyebut maaf dari segala maaf

terombang-ambing hati akan kebenaran nurani

meyakinkan diri bahwa

aku lah aku

aku lah kotor

aku lah hina

aku lah hina dari segala kehinaan…

tabir jingga pun membisu diujung asa

hingga akhirnya runtuh teroksidasi kesalahan yang memenuhi angan yang tak pasti

lamut kesalahan menyelimuti  hati

melucuti kebenaran dari hati ini

hingga akhir diujung kesalahan karena satu hal

membiarkan polimonistik menjerat kebenaran

abad pun menjadi detik

cinta pun menjadi geram

kesetiaan pun menjadi ujung rasa penyesalan  yang selama ini men cekik batin

hitam dimata dunia

gelap dihati

bisu dikalangan diplomat ulung

dan sampah dihati masyarakat

sesuai kodrat

salah tetaplah S A L A H

bukan berarti pembelaan akan berujung ketenangan batin

tapi pembelaan hanya mengotori kesalahan yang benar- benar salah

hati hina

hina hati

berujung sakit hati.

dan hina tetaplah hina

dari sastra melayu klasik hingga pujangga masa kini yang identik dengan kebebasan

termasuk kehinaan dihati ini

akan kah ada maaf untuk kehinaan ini???

untuk Vania_12 januari 2009

Puncak baru Gunung Slamet,Jawa Tengah,Indonesia. Puncak Kekhawatiran

Posted in Tentang PA on Januari 4, 2009 by dejakalpatbelassetengah

27  – 29 Desember 2008 kami yang sebagian anggota dari gaspala adventure telah melakukan ekspedisi slamet tepatnya pada malam satu Syuro. Kami 9 anak Ozie,anwar,begog,kesod , edi ,kakange hari,kancane kakange harie,indra,cah UNS, telah melakukan pendakian Gunung Slamet,Lewat jalur Bambangan yang berujung pada ekspedisi yang sempat membuat Stress kami semua. Kami bersembilan  rencana naik pukul 20.00 wib,tapi berhubung teman kami 3anak rombongan begog yang naik bus belum nyampe basecamp,jadi kita tunda.pendakian dimulai pukul 22.00 wib.Rutinitas pendakianpun kami lakukan,berdoa bersama didepan basecamp,dan anehnya sang pemimpin doa tidak ber doa agar bisa muncak,dan hanya berdoa agar tujuan pendakian ini tercapai.dan serempak kami 8orang mengAMINi doa yang dipimpin oleh Bang Edi yang menjabat sebagai ketua Gaspala Angkatan Embun Pagi.Dan anehnya lagie 9anak termasuk saya,gag ada yang mempunyai  tujuan muncak,dan dari awal kami tidak merasakan hawa-hawa akan naik gunung.Dan kita sama sekali ga ada yang mengucapkan kata-kata puncak.Alhasil,awal kita turun dari jalur pedesaan,masuk daerah ladang penduduk  ada percabangan pertama belok kanan ataw kiri,kesod sudah agak jauh survei kanan,tapi berhubung kita – kita sedang demam dengan kata Ngewe,yang dalam bahasa indonesia Ngewe=kiri,jadi kita putusin untuk berbalik kearah kiri.. Semakin jauh kita berjalan,ternyata kita nyasar dijalur penghijauan.dan kita coba potong kompas kekenan, walhasil jalur pun kita temukan.kita pun telusuri pahit maniesnya jalur tersebut.Lama kelamaan setelah kita mengamati Vegetasi  dekat jalur,banyak pohon tumbang bekas golok tebas,ada kumpulan gelonggogan kayu.fakta2 tersebut membuat kita sadar kalau jalur yang sedang kita lewati ternyata jalur penebangan.Setelah 4jam perjalanan,akhirnya kita menemukan kebuntuan jalan,walhasil kita pun mengadakan RIDP yaitu Rapat Intern Dewan Pendakian.Dengan Fasilitas rapat seadanya,akhirnya rapat pun menghasilkan sebuah putusan yang kita semua  sepakati,yaitu kita turun sedikit untuk mencari tanah yang sedikit lapang untuk mendirikan dum.Dan akhirnya kita pun ng-camp ditempat yang agak miring.Setelah camp berdiri kukuh,kita langsung membuat api unggun dan memasak bikin kopi tubruk dan mie instan ala kadarnya pendaki lain…

Dikala itu,ada sebagian yang memutuskan buat tidur langsung yaitu  indra sama anak UNS.Tujuh anak lainya masih sibuk diluar memasak dan manghangatkan tubuh karena suhu disaat ituw bener2 menggila dinginya.lama kelamaan ketujuh anak yang diluar satu per satu mutusin untuk masuk ke tenda dan tidur.hingga sampai menjelang subuh tinggal dua anak yang tersisa,sie kakange begog dan aries kesod.tinggal berdua yang masih bertahan,lama kelamaan mereka pun merinding dan keduanya masuk tenda yang berbeda,namun  mereka didalam tidak tidur.

Menjelang subuh,keduanya mendengar suara langkah kaki  yang arahnya mendekati tenda. Keduanya sangat ketakutan karena mereka masuk tenda yang berbeda dan mereka berdua menganggap hanya mereka yang masih buka mata dan belum tidur.Aries kesod pun gemetar ketakutan yang kebetulan satu tenda dengan saya dan saya bersama 3anak lainya sudah tidur.kakange harie pun ketakutanhingga memegang erat2 pintu tenda takut makhluk akan masuk tenda dan berbuat yang tidak diinginkan.Lama kelamaan makhluk itu pun mendekati api yang belum mati pada saat itu.api uggun pun terlihat semakin aneh,kadang meredup kadang semakin menyala terang.kedua tersebut melihat fenomena didepannya yang terhalang tipisnya dum yang dipakainya untuk berlindung dikala apapunmembisu seketika dan kaku tak berani berbuat sesuatu ataupun  bergerak.peristiwa tersebut berlanjut hingga pagie . keduanya pun terdiam dan tak berani beercerita satu sama lain karena mereka merasa perjalanan kedepan kita semua gag ada yang tahu apa yang akan ditemui dan saat itu kita ga tau ada disebelah mana ditempat apa saat itu,mereka berdua yang merasa hanya mereka masing2 yang tau,memutuskan pura – pura tidak tau apa apa.. ber sambung duluw yah capek neh.. besok tak lanjutin